Mini Website sebagai Sarana Berbagi Pengetahuan

Jenis-Jenis Majas Perbandingan dan Contohnya

Guruberbahasa.com- JENIS-JENIS MAJAS PERBANDINGAN

1.    Majas Litotesis

Majas Perbandingan yang melukiskan keadaan dengan kata-kata yang berlawanan artinya dengan kenyataan yang sebenarnya guna merendahkan diri
Contoh:
a.    Perjuangan kami hanyalah setitik air di samudera luas.
b.    Mampirlah ke gubuk saya.
c.    Terimalah barang yang tak berharga ini sebagai tanda mata.
d.    Silahkan mencicipin hidangan ala kadarnya ini.
e.    Setetes darah anda merupakan nyawa  bagi kami.
f.    Kami hanya bisa menyediakan teh dingin dan makaanan kampung saja.
g.    Ini hanyalah lukisan biasa yang tidak ada harganya.
   
2.    Majas Hiperbola
Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan mengganti peristiwa atau tindakan sesungguhnya dengan kata yang lebih hebat perngertiannya untuk menyangatkan arti.
Contoh:
a.    Suara penyanyi itu membuat tuli telingaku.
b.    Kata –kata orang itu menususk hatiku.
c.    Teriakannya menggelegar membeelah angkasa.
d.    Ayah memeras keringat untuk menghidupi keluarganya.
e.    Harga bensin membumbung tinggi.
f.    Ibu membanting tulang demi menghidupi anaknya.
g.    Angan-angannya melambung menembus bataas dunia.
h.    Keringatnya mengucur deras.
i.    Badannya kurus kering tiada daya karena kurang pangan.




3.    Majas Personifikasi
Majas yang memberikan tingkah laku manusia, perbuatan, sifat manusia kepada benda mati atau makhluk hidup selain manusia sehingga benda-benda tersebut seolah-olah berbuat seperti manusia.
Contoh:
a.    Lonceng gereja memanggil-manggil umatnya untuk segera datang.
b.    Ombak dipantai berkejar-kejaran menuju pasir putih.
c.    Burung diatas pohon bernyanyi-nyanyi riang menyambut pagi nan cerah.
d.    Bulan tersenyum melihat kebahagiaan kedua mempelai .
e.    Angin membelai rambutnya yang tergerai-gerai.
f.    Angin berbisik menyampaikan salamku kepadanya.
g.    Bel sekolah dengan nyaringnya memanggil-manggil para siswa.   

4.    Majas Simile
Majas perbandingan yang membandingkan dua hal dan ditandai dengan kata penghubung perbandingan (bagai, andai, laksana, bak, dsb).
Contoh :
a.    Kecantikan gadis desa itu laksana putri kayangan yang turun ke bumi.
b.    Kekikiran tetanggaku seperti kepiting batu.
c.    Bedanya seperti langit dan bumi.
d.    Serupa dara dibalik tirai.
e.    Pembalap itu memacu motornya seperti mengendarai  angin.
     
5.    Majas Metafora
Majas yang melukiskan sesuatu dengan membandingkannya dengan sesuatu yang lain secara langsung (tidak memakai kata-kata yang menyatakan pembanding).
Contoh :
a.    Darahku mendidih mendengar umpatan kasar itu.
b.    Wajahku memerah melihat dirinya tersenyum.
c.    Senyum ibu mengembang seketika.
d.    Pemuda adalah tulang punggung negara.

6.    Majas Antropomorfisme
Metafora yang menggunakan kata atau bentuk lain yang berhubungan dengan manusia untuk hal yang bukan manusia.
Contoh:
a.    Bibir-bibir pantai membisikkan cerita masa lalu dari desiran ombak.
b.    Pelupuk mawar berkaca-kaca menatapmu pergi.

7.    Majas Sinestesia
Majas berupa suatu ungkapan rasa dari suatu indra yang dicurahkan lewat ungkapan rasa indra lainnya.
Contoh:
a.    Betapa sedap memandang gadis cantik seperti dia.
b.    Suaranya enak dan empuk di dengar.

8.    Majas Alegori
Majas yang menjelaskan maksud tanpa secara harafiah. Seperti kiasan atau penggambaran.
Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.

9.    Majas Totum pro Parte
Majas dengan mengungkapkan keseluruhan objek dengan maksud hanya sebagian.
Contoh:
a.    Indonesia menang 3-2 atas Malaysia dalam pertandingan sepak bola kemarin.
b.    SMP Bintang 1 meraih gelar Juara 1 dalam lomba seni tingkat kabupaten.


10.    Majas Eufimisme
Majas dengan pengungkapan kata-kata yang dipandang kasar diganti dengan kata-kata lain yang lebih pantas atau dianggap halus.
Contoh:
a.    Tunasusila sebagai ganti pelacur.
b.    Tunanetra sebagai ganti orang buta.

11.    Majas Disfemisme
Majas yang mengungkapkan pernyataan tabu atau yang dirasa kurang pantas sebagaimana adanya.
Contoh:
a.    Orang bisu itu tidak bisa melawan.
b.    Bagaimana keadaan wanita tua di sebelah yang kemarin jatuh dari tangga?
c.    Apa kita harus mencari babu baru?

12.    Majas Fabel
Majas yang menyatakan perilaku binatang sebagai manusia yang dapat berpikir dan bertutur kata.
Contoh:
a.    Dia berperilaku seperti kucing yang suka mendengkur.
b.    Gigi-giginya ia tunjukkan seperti serigala yang siap menerkam.
c.    Cerita Kura-kura dan Kelinci, Kancil dan Buaya, dsb.

13.    Majas Parabel
Ungkapan pelajaran atau nilai tetapi dikiaskan atau disamarkan dalam bentuk cerita. Hampir sama seperti fabel, namun majas ini menggunakan manusia sebagai bentuk penggambarannya.
Contoh:
Biasanya terdapat banyak parabel dalam Injil.

14.    Majas Perifrasa
Ungkapan yang panjang sebagai pengganti ungkapan yang lebih pendek.
Contoh:
Setelah enam tahun belajar dengan keras, Siska berhasil menyelesaikan sekolahnya. (Lulus).

15.    Majas Eponim
Majas yang menjadikan nama orang sebagai nama tempat atau pranata.
Contoh:
Ali akan bermain di rumah Ana.

16.    Majas Simbolik
Majas yang melukiskan sesuatu dengan menggunakan simbol atau lambang untuk menyatakan maksud.
Contoh:
a.    Lelaki adalah buaya darat.
b.    Rumah kesayangannya habis di makan si jago merah.

17.    Majas Asosiasi
Majas perbandingan terhadap dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama.
Contoh:
a.    Masalahnya rumit, susah mencari jalan keluarnya seperti benang kusut.
b.    Persaudaraan mereka bagai keakraban kucing dan anjing.

18.    Majas Alusio
Pemakaian ungkapan yang tidak diselesaikan karena sudah dikenal.
Contoh penggunaan :
Sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya.
Penjelasan :
Kata 'Batang hidung' dalam kalimat diatas sudah lazim didengar orang dan diketahui artinya, yang mana 'Batang hidung' berarti " Sosok seseorang ". Kalimat diatas berarti: Sudah dua hari ia tidak terlihat sosoknya ( bersembunyi ).

19.    Majas Antonomasia
Majas yang menyebutkan sifat atau ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang sebagai pengganti nama diri.
Contoh:
a.    Yang Mulia sedang menghadiri rapat kerajaan.
b.    Pria berkumis itu sudah pergi sejak pagi.

20.    Majas Aptromin
Pemberian nama yang cocok dengan sifat atau pekerjaan seseorang.
Contoh:
a.    Karena dia orang yang ramah maka dia dipanggil “Mr. Kind” oleh rekan kerjanya.
b.    Karena sehari-hari ia bekerja sebagai kusir gerobak, ia dipanggil Karto Grobak.

21.    Majas Metonimia
Pengungkapan berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh:
a.    Rokok diganti Djarum atau Gudang Garam.
b.    Mobil diganti dengan Kijang.
Terapan dalam kalimat :
a.    Ayah membeli sebatang Djarum Coklat.
b.    Kakak pergi naik Kijang hijau.
Penjelasan :
a.    Kata Djarum Coklat pada kalimat di atas bukanlah merupakan benda aslinya (sebuah jarum berwarna coklat), melainkan sebuah merek dari sebuah rokok/kretek.
b.    Kata Kijang hijau pada kalimat di atas bukanlah merupakan benda aslinya (seekor kijang yang bewarna hijau), melainkan sebuah merek mobil Toyota

22.    Majas Hipokorisme
Penggunaan nama timangan atau kata yang dipakai untuk menunjukkan hubungan karib.
Contoh:
a.    Lama Otok hanya memandangi ikatan bunga biji mata itu, yang membuat otok kian terkesima.
b.    Kucing mina sangat manis menawan, karena itu Mina sangat menyukainya.

23.    Majas Depersonifikasi
Depersonifikasi ialah majas yang melekatkan sifat-sifat suatu benda tak bernyawa pada manusia atau insan. Biasanya memanfaatkan kata-kata: kalau, sekiranya, jikalau, misalkan, bila, seandainya, seumpama.
Contoh:
a.    Kalau engkau jadi bunga, aku jadi tangkainya.
b.    Dikau langit, aku bumi.


24.    Majas Pars pro toto
Majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhannya.
Contoh:
a.    Orang itu bekerja keras siang malam karena lima mulut yang ditanggungnya. (yang dimaksud adalah anggota keluarganya)
b.    Tiap kepala membayar berapa? (yang dimaksud adalah tiap orang)
Tag : Majas
0 Komentar untuk "Jenis-Jenis Majas Perbandingan dan Contohnya"

Silakan Tulis KOMENTAR yang tidak mengandung SARA DAN P*RN*GRAFI.

Back To Top