Loading...

Pengertian Menulis Deskripsi dan Jenis-Jenis Deskripsi

Guruberbahasa.com- Pengertian Menulis Deskripsi dan Jenis-Jenis Deskripsi

Pengertian Menulis Deskripsi


Kata  deskripsi  berasal  dari  verba  to  describe  (bahasa  Inggris),  yang  artinya  menguraikan  atau  melukiskan.  Paragraf  deskripsi  adalah  paragraf  yang  bertujuan  memberikan  kesan  atau  impresi  kepada  pembaca  terhadap  objek,  gagasan,  tempat,  peristiwa, dan semacamnya yang ingin disampaikan penulis.  Paragraf deskripsi yang  baik dapat membuat pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, atau  terlibat dalam peristiwa yang diuraikan penulis (Wiyanto, 2004:64-65). 

Seperti   diketahui   bahwa   tulisan   deskripsi   adalah   tulisan   yang   bertujuan  menggambarkan  atau  melukiskan  pengalaman,  pendengaran,  perabaan,  penciuman,  dan   perasaan   situasi   atau   masalah.   Pengindraan   terhadap   suatu   peristiwa   akan  melahirkan  suatu  gambaran  mengenai  peristiwa  itu  seperti  yang  dilihat,  didengar,  diraba,  dicium,  atau  dirasakan.  Demikian juga  pengindraan  terhadap  suatu  keadaan,  situasi,  atau  masalah  akan  melahirkan  gambaran  atau  lukisan  yang  bertumpu  pada  penglihatan, pendengaran, peraban, penciuman, atau perasaan. 

Menulis   deskripsi   adalah   memindahkan   kesan-kesan   hasil   pengamatan   dan  perasaannya kepada para pembaca lewat tulisan (Kerraf, 1981:93). Sasaran yang ingin  dicapai  oleh  penulis  deskripsi  adalah  menciptakan  atau  memungkinkan  terciptanya  daya  khayal  (imajinasi)  pada  para  pembaca,  seolah-olah  pembaca  melihat  sendiri  objek  tadi  secara  keseluruhan  sebagai  yang  dialami  secara  fisik  oleh  penulisnya  (Kerraf, 1981:93). 

Jadi, menulis deskripsi  adalah memindahkan  kesan-kesan  hasil  pengamatan  dan  perasaan  kepada  para  pembaca  lewat  tulisan  agar  pembaca  dapat  seolah-olah  dapat  melihat  sendiri  objek tadi  secara  keseluruhan  seperti  yang  dialami  secara  fisik  oleh  penulisnya.

Jenis-jenis Deskripsi 


Secara  garis  besar  deskripsi  dapat  dibedakan  menjadi  dua  bagian,  yaitu  (1)  deskripsi  ekspositoris  bertujuan  untuk  memberikan  informasi  yang  menyebabkan  pembaca    dapat    melihat,    mendengarkan,    atau    merasakan,    dan    (2)    deskripsi  impresionistik  yang  menyebabkan  pembaca  bereaksi  secara  emosional  (Akhadiah,  dkk.,  1999:35).  

Alwasilah  (2005:114)  juga  membagi  deskripsi  menjadi  dua,  yaitu  deskripsi ekspositori dan deskripsi impresionistis atau stimulatif. Deskripsi ekspositori  merujuk  pada  deskripsi  yang  logis,  sedangkan  deskripsi  impresionistis atau  stimulatif  menggambarkan impresi penulis ihwal yang dituliskannya. 

Deskripsi  juga  bersifat  subjektif  atau  objektif  tergantung  besarnya  keterlibatan  pengamat  terhadap  objek  yang  diamati.  Deskripsi  bersifat 
subjektif  jika  penulis  semakin  besar  memasukkan  kepribadiannya,  rasa  suka,  rasa  tidak  suka,  penilaian pribadi  ke  dalam  deskripsi  yang  ditulis.  Deskripsi bersifat  objektif  jika  semakin  jauh  penulis  melibatkan  diri  dalam  deskripsi  yang  ditulis.  Penulis  membatasi  pengamatan  pada keadaan fisik objek, tanpa melibatkan reaksi jiwa penulis (Budiharso, 2009:22).
-
Loading...