Loading...

CONTOH KALIMAT DEKLARATIF IMPERATIF (INVERSI)

Kalimat deklaratif inversi adalah jenis kalimat deklaratif yang unsur subjeknya diletakkan sebelum unsur predikat. Kalimat ini berfungsi untuk memberikan penegasan kepada makna kata yang dikandungnya.
 

Contoh:
 
1. Dibuangnya buku yang diberikan oleh Shinta kemarin. 

2. Pergilah dia menyusul ayahnya yang pergi Ke Jakarta. 

3. Datanglah orang yang selama ini ditunggu – tunggu oleh kami.
    
4. Disimpannya hadiah pemberian Budi sebagai kado ulang tahunnya.
    
5. Menangislah Shinta dengan keras akibat dijahili oleh Agus.
    
6. Dirapihkan oleh ibu tempat tidur Andi agar tidak berantakan.
    
7. Disusunlah puisi itu oleh Aria Nugraha sebagai bentuk ekspresi pribadinya.
    
8. Menolehlah Budi ketika aku panggil namanya.
    
9. Duduklah dia dengan ketakutan ketika melihat penampakan melintas.
    
10. Pulanglah Doni ketika Ibunya memanggil. 

11. Dicurinya uang itu dari dalam lemari.
 
12. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.
 
13. Sudah saya rapihkan buku itu.
 
14. Ambilkan ayah Koran diatas meja !
 
15. Setuju kami untuk pergi bersama- sama.
 
BONUS!!! CONTOH KALIMAT DEKLARATIF

1. Hakim sedang menyidang pencuri itu.
2. Pengendara ada baiknya mengecek surat tilang yang diberikan polisi itu saat menilangnya.
3. Penduduk Bali menolak reklamasi Bali.
4. Ayah tidak menyetujui hasil keputusan rapat keluarga yang diadakan semalam.
5. Siswa menentang adanya larangan menggunakan handphone di sekolah.
6. Aku menolak keputusan hakim atas kasus ayahku.
7. Polisi itu sedang menilang wanita tua yang tidak menggunakan helm.
8. Bu Anita sedang memeriksa tas Lety saat razia itu dilakukan.
9. Jihan memenangkan pemilihan ketua kelas tahun ini.
10. Roni menentang keputusan ayahnya yang menjdodohkan dia dengan wanita yang tidak ia sukai.
11. Joni menolak adanya peraturan bahwa pelajar tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor saat akan pergi kesekolah.
12. Dia menangis saat kebakaran itu terjadi.
13. Susi membaca surat yang baru saja dia terima.
14. Ibu terdiam saat melihat anaknya terbaring sakit.
15. Meskipun dia menolak hasil sidang, Rinto tetap menghargai keputusan itu.
16. Ibu membeli buah dipasar.
17. Ayah berteriak saat ada pencuri di tokonya.
18. Dina mencoret-coret hasil ulangannya sesaat setelah dibagikan ibu guru.
19. Pencuri itu melompat pagar saat ketahuan aksinya.
20. Polisi menangkap tersangka pencurian dirumahnya 5 jam setelah aksinya diketahui warga.
21. Jelita menangkap kucing yang lepas dari kandangnya.
22. Luna memeriksa berkas yang diberikan atasan kepadanya.
23. Pencuri itu melawan saat hendak ditangkap.
24. Polisi menembak kaki perampok itu agar tidak melawan.
25. Budi membaca surat yang dikirim ibunya kemarin.
26. Anton berlari saat melihat anjing di depannya.
27. Penjahat itu menyesali perbuatannya.
28. Hakim itu menyidang pada koruptor minggu lalu.
29. Perampok itu menembaki polisi yang telah mengepung markasnya.
30. Pesepak bola itu menendang bola saat adu pinalti.
31. Ronaldo menari saat berhasil menciptakan gol yang ketiga kalinya dalam babak pertama.
32. Andi histeris saat mendengar tenggelamnya kapal Kirana semalam.
33. Petinju itu memukul lawannya hingga jatuh tersungkur.
34. Robi memukul wajah pencopet itu.
35. Rindu melompat dari jendela saat api mulai melalap kediamannya.
36. Rika menyetujui keputusan hakim bahwa dia akan dipindahkan ke penjara khusus anak-anak.
37. Andi meneriaki para pencuri itu.
38. Budi menentang kegiatan yang melebihi jam sekolah pada umumnya.
39. Siswa menolak adanya peraturan yang melarang mereka ikut ekstrakulikuler jika nilai mereka tidak lulus KKM.
40. Rinto mengejar pencuri itu dengan mengedarai motor.
41. Bolang sedang berenang menyebrangi sungai untuk menuju pulau.
42. Polisi menangkap pengendara yangg tidak membawa berkas lengkap kendaraannya.
43. Kami menolak ditiadakannya ujian ulang bagi yan tidak lulus ujian akhir semester.
-
Loading...