3 CONTOH KARANGAN PERSUASI TENTANG SAMPAH (TERBARU)

-->
Guruberbahasa.com- CONTOH KARANGAN PERSUASI TENTANG SAMPAH

CONTOH 1

Sampah merupakan bahan sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan hasil buatan manusia, sampah dari alam disebut sampah organik. Sampah dapat berbentuk padat, cair, dan atau gas. Ketika dilepaskan terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi atau polusi. Dalam kehidupan manusia, sampah yang dari aktivitas industri dikenal dengan sebutan limbah. Limbah tidak hanya diproduksi oleh aktivitas industri saja, akan tetapi dapat terjadi akibat aktivitas rumah tangga yang biasa disebut sampah domestik.

Banyak orang yang meremehkan sampah dan tidak memikirkan hal yang akan ditimbulkannya. Walaupun tempat sampah banyak disesidakan, tetapi kepedualian seseorang terhadap sampah sangat kurang. Banyak yang membuang sampah di sungai, maupun ada pula yang membuang di jalan raya. Pabrik-pabrik banyak yang menghiraukan proses pengolahan limbah secara baik dan benar. Mereka kurang memperdulikan lingkungan alam dan masyarakat sekitar.
 
Dari kebiasaan manusia yang kurang memperdulikan sampah dan lingkungan tersebut dapat mempengaruhi alam yang dapat menimbulkan bencana alam. Dari bencana banjir yang diakibatkan oleh sampah yang menutup saluran air dan sungai, hingga penipisan lapisan ozon yang disebabkan oleh karbondioksida yang berlebih. Berbagai penyakitpun bermunculan karena sampah yang kotor. Gatal, keracunan, dan diare adalah penyakit yang sering timbul akibat kebiasaan hidup yang kurang memperdulikan lingkungan tersebut. Jadi kebiasaan yang buruk ini dapat menimbulkan akibat yang buruk pula.

Kebersihan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Tanpa kebersihan, mungkin dunia kita akan dipenuhi dengan sampah. Dimana-mana terjangkit beragam jenis penyakit yang akan menghantui manusia. Beragam bencana pun akan timbul. Oleh karena itu, marilah kita ciptakan kebersihan dimanapun kita berada, marilah kita sadari dan memiliki sikap peduli terhadap sampah dengan cara buanglah sampah pada tempat sampah.
 
CONTOH 2

aduh bagimana sih? ulah generasi muda berpakaian seragam sekolah yang buang sampah sembarangan makin menjadi saja.dengan seenaknya ,mereka membuang sampah dipinggir kelas ,diselokan ,disekitar pepohonan dan yang paling sering di laci meja mereka .apa coba yang dipikirkan mereka ? padahal sudah sangat jelas dilarang buang sampah sembarangan ! dan juga banyak sekali slogan seperti "BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA".sadar tidak ? kalau itu semua dapat menyababkan bencana seperti : banjir,dan demam berdarah .cobalah mulai antisipasi itu semua dari sekarang.
           
cuma membuang sampah pada tempatnya ,apa itu sulit? tanamkan rasa cinta dan kepedulian kita terhadap lingkungan .lagi pula, jika sampah tidak berserakan dimana-mana ,bukankah itu semua akan menjadikan lingkungan sekitar sekolah menjadi nyaman dan bersih? terlebih didalam kelas ,ketika pelajaran sedang berlangsung ,akan membuat kita mengikuti pelajaran dengan baik dan tenang.
         
oleh karena itu ,ayo kita buang sampah pada tempatnya ! ciptakan lingkungan yang bersih ,nyaman dan sehat untuk diri kita sendiri dan orang lain ,agar nantinya tidak ada penyakit yang mewabah akibat ulah kita yang mengabaikan sampah. 

CONTOH 3

Sebenernya, apa saja yang bisa membuat suatu benda atau barang mendapat predikat sampah. Sederhananya, ketika kita sudah tidak lagi membutuhkan barang tersebut.

Tapi, sudahkah kita cukup mengeksploitasi, mengeksplorasi dan mendayagunakan suatu barang hingga akhirnya barang-barang tersebut benar-benar menjadi sampah. Atau kadang, kita hanya malas dan bosan menggunakan atau memakai barang tertentu. Jadi, beri saja barang-barang itu status sampah. Atau justru malah, barangnya memang cuma sekali pakai. Selesai pakai, langsung jadi sampah. Atau yang terakhir, barang-barangnya sudah tidak sesuai dengan kebutuhan kita, meskipun secara guna dan fungsi masih bagus.

Sampah itu mempunyai tingkat degradasi atau waktu hancur yang berbeda.  Sampah organik seperti daun, kertas, kulit buah hanya butuh waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menjadi busuk. Sedangkan sampah non organik seperti logam, plastik, kaca butuh waktu ratusan tahun. Jika semua sampah dijadikan satu, maka sampah-sampah yang organik saja yang akan terurai, sedangkan sampah non organik akan tetap pada wujudnya hingga ratusan tahun. Pencampuran sampah hanya memberi efek penumpukan dan penimbunan sampah. Padahal, pembusukan pada sampah organik yang bercampur sampah non-organik bisa menimbulkan penyebaran penyakit dan
pencemaran. Memilah sampah bisa menghindarkan dan mencegah risiko tersebut. Apalagi bila terdapat sampah-sampah tertentu seperti botol pembasmi serangga, baterai, obat-obatan, dll. Sampah jenis ini butuh penanganan khusus. Dengan memisahkan sampah, kita bisa menghindari kemungkinan pencemaran bahan-bahan beracun atau berbahaya.

Ayo kita tanamkan kepedulian terhadap masalah sampah, mulai dari diri sendiri, dari hal sederhana, dan dari sekarang. Sedikit aksi dari kita, berdampak banyak bagi lingkungan. Kenali sampah kita, buang sampah pada tempat yang tepat, wujudkan lingkungan bersih dan sehat.

0 Response to "3 CONTOH KARANGAN PERSUASI TENTANG SAMPAH (TERBARU)"

Post a Comment

Silakan Tulis KOMENTAR yang tidak mengandung SARA DAN P*RN*GRAFI.