Loading...

BIOGRAFI CHRISYE LENGKAP : Sebuah Memoar Musikal

Buku biografi berjudul Chrisye: Sebuah Memoar Musikal ini ditulis oleh Alberthiene Endah dengan tebal buku 276 halaman. Buku ini berisi pengalaman hidup Chrisye dan perjuangannya hingga menjadi penyanyi papan atas Indonesia. Chrisye adalah satu dari sangat sedikit penyanyi yang menguasai berbagai zaman. Kebertahanannya di kancah musik negeri ini karena ia memiliki kelebihan yang sulit ditandingi. 


Chrisye adalah penyanyi dengan daya tarik suara yang luar biasa. Alunan suaranya yang begitu lembut dan empuk menjadi ciri khas Chrisye. Buku ini berisi kisah-kisah inspiratif sejak Chrisye memulai karier menyanyinya sampai sukses menjadi  penyanyi yang digemari semua generasi. Ada banyak pengalaman dan tips dari kisah-kisah ini, bukan hanya bagaimana menghadapi dunia musik dan hiburan, namun juga bagaimana menyikapi kehidupan. Semua kisah belum pernah dipublikasikan sebelumnya.  

Chrisye bernama lengkap Chrismansyah Rahadi kelahiran Jakarta, 16 September1949. Chrisye yang memang hobi bermain musik, merintis karir di dunia musik dengan bergabung dalam band Sabda Nada 1968. Band yang berdiri 1966 dengan formasi awal Ponco Sutowo, Gaury Nasution, Joe-Am, Eddy, Edit, Roland, dan Keenan Nasution. Kemudian, pada 1969, band itu bermetamorfosis menjadi Gipsy Band dengan perubahan personel.   

Gipsy diawaki Gauri Nasution (gitar), Onan (keyboard), Tammy (terompet/sax), Keenan Nasution (drum), Chrisye (bas), dan Atut Harahap (vokalis). Gipsy menjadi band dari Jakarta yang cukup disegani dan memiliki peralatan paling mewah pada zamannya. Mereka pernah menggelar Gipsy Concert di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 1970.   

Pada 1971, formasi personel band berubah, dengan masuknya Adji Bandi, Lulu, dan Rully Djohan. Pada tahun itu, Gipsy berangkat ke New York dan menjadi homeband di Ramayana Restaurant selama kurang lebih satu tahun (1971–1972).  

Ketika masih di New York, Chrisye bergabung dengan band The Pro’s bersama Broery Marantika, Dimas Wahab, Pomo, Ronnie Makasutji, dan Abadi Soesman. The Pro’s juga merupakan salah satu homeband yang mengisi acara di Ramayana Restaurant. Chrisye bersama Gipsy berkolaborasi dengan Guruh Soekarno Putra melahirkan sebuah album rekaman rock yang sangat luar biasa: "Guruh Gipsy." Album itu memadukan unsur-unsur tradisional gamelan Bali dan instrumen konvensional.

Chrisye kemudian bersolo karier dan menghasilkan album-album rekaman dengan materi lagulagu yang ditulisnya sendiri ataupun oleh teman-teman  dekatnya. Pada 1977, Chrisye berhasil memopulerkan tembang "Lilin-Lilin Kecil" karya James F. Sundah dan memenangi Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) Prambors.   

Sejalan dengan warna pop slow melankolis, karier Chrisye sebagai penyanyi semakin berkibar di belantika musik Indonesia. Album "Badai Pasti Berlalu", "Sabda Alam", dan hampir semua album yang dikeluarkannya berhasil di pasaran. Pada 1986, Chrisye mencoba warna musik yang agak berbeda. Hasilnya adalah album "Aku Cinta Dia" dan "Hip Hip Hura". Album tersebut terjual laris dan menjadi hit di banyak tangga terpopuler di Indonesia, meski sebenarnya Chrisye merasa tidak cocok untuk membawakan lagu dengan beat (tempo) cepat.  

Selain berhasil sebagai penyanyi, Chrisye pernah mencoba untuk tampil di layar lebar, yakni dalam film Seindah Rembulan bersama Iis Sugianto. Ia juga tampil sebagai bintang tamu dalam film Gita Cinta dari SMA. Walau pernah tampil di layar perak, Chrisye mengaku tidak pandai berakting dan bergaya. Oleh karena itu, tidak jarang dalam penampilannya di televisi atau panggung, Chrisye tak terlalu banyak bergerak.  

Pada 2002, Chrisye merilis album yang diberi titel "Dekade". Pada 12 Juli 2003, Chrisye mengadakan konser bersama arranger Erwin Gutawa (yang juga bertindak sebagai produser) dengan tajuk yang sama dengan albumnya di JICC. Chrisye benar-benar menggoyang Jakarta. Dia tak cuma berjoget di atas pentas, namun juga karena hadirnya beberapa penyanyi dan musisi yang mengiringinya menyanyi. Seperti, Fariz R.M., A. Rafiq, Sophia Latjuba, dan Ari Lasso.   

Pada Oktober 2004, Chrisye melepas album "Senyawa", sebuah album kolaborasi unik. Lewat album itu, Chrisye mencoba menjadi vokalis dari berbagai grup musik papan atas di tanah air.

Sumber: Buku biografi Chrisye:
Sebuah Memoar Musikal, 2007
-
Loading...