Mini Website sebagai Sarana Berbagi Pengetahuan

2 Teks Eksplanasi Tentang Banjir TERBARU

.
.
Loading...
CONTOH 1
Banjir di Jakarta

Banjir di Indonesia adalah masalah yang kompleks, terutama di kota-kota besar padat penduduk seperti Jakarta. masalah banjir harus diselesaikan sehingga efeknya tidak merusak dan merugikan masyarakat. Tapi kita tidak bisa memberikan tanggung jawab hanya kepada pemerintah. Karena masyarakat memiliki peran besar untuk menyelesaikan masalah banjir.

Banjir di Jakarta disebabkan oleh lokasi geografis Jakarta yang lebih rendah. Selain itu, kepadatan penduduk di Jakarta juga sangat tinggi. Hal ini menyebabkan lahan kosong diubah menjadi lahan perumahan, sehingga tidak ada tempat untuk penyerapan air. Warga banyak membuang sampah ke sungai sehingga menghalangi aliran sungai. Poin itu adalah penyebab utama banjir menyerang Jakarta saat hujan datang.

Untuk mencegah dan mengatasi banjir tidak bisa dilakukan oleh pemerintah atau orang perorangan saja. Dibutuhkan komitmen dan kerjasama dari berbagai pihak untuk menghindarkan Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia dari banjir besar.

Tindakan yang dapat dilakukan antara lain:
• Membuat lubang serapan air
• Meningkatkan ruang terbuka hijau
• Mengubah perilaku masyarakat agar tidak lagi membuat sungai sebagai tempat sampah raksasa
Rumah mengangkat memang bisa menyelamatkan harta kita ketika banjir terjadi, tapi kami tidak mencegah banjir lagi. Manusia menginduksi banjir, kita harus menyelesaikannya bersama-sama untuk menyelamatkan kota. Kirimkan Jakarta dari banjir besar bukan hanya karena berarti menyelamatkan milik pribadi, tetapi juga untuk menyelamatkan wajah bangsa ini di mata dunia.

Partisipasi seluruh elemen masyarakat harus dilakukan dalam terorganisasi dan terkoordinasi agar dapat berjalan efektif. Sebuah organisasi masyarakat harus mengambil tindakan awal dan mengatur partisipasi masyarakat dalam pencegahan banjir. Penanggulangan banjir dilakukan secara bertahap, dari pencegahan sebelum penanganan banjir selama banjir, dan pemulihan setelah banjir. tahap ini dalam siklus kegiatan penanggulangan banjir yang berkesinambungan, kegiatan penanggulangan banjir mengikuti suatu siklus (life cycle), yang dimulai dari banjir, kemudian mengkajinya sebagai masukan untuk pencegahan sebelum banjir terjadi kembali. Pencegahan dilakukan secara menyeluruh, berupa kegiatan fisik seperti pembangunan pengendali banjir di dasar sampai daerah dataran banjir dan kegiatan non-fisik seperti pengelolaan penggunaan lahan membanjiri sistem peringatan dini.

CONTOH 2

Banjir

Banjir merupakan fenomena alam dimana semua sumber air di bumi meluap ke tempat-tempat tinggal penduduk. Banjir adalah bencana yang berbahaya bagi kehidupan manusia. Kadang-kadang banjir disebabkan oleh kegiatan manusia. Banjir terjadi di semua bagian dunia. Bagaimana proses banjir?

Banjir dapat terjadi akibat meluapnya volume air seperti sungai, danau, atau laut. Hujan dalam intensitas tinggi dan terus-menerus sepanjang hari adalah kasus besar penyebab banjir. Daerah yang memiliki dua musim (dekat khatulistiwa) cenderung memiliki hujan lebih panjang dari daerah yang memiliki empat musim (sekitar enam bulan).

Selain itu, kepadatan tanah juga mempengaruhi kejadian banjir. Air dari hujan tidak dapat diserap sempurna oleh tanah. Sementara ini terjadi, air di atas permukaan akan lebih tinggi dan lebih tinggi. Kemudian tenggelamlah daerah sekitarnya seperti  kantor, rumah, sekolah, sawah, dll. Banjir seperti ini sering terjadi di daerah perkotaan.

Dari tahun ke tahun, manusia selalu membuat bangunan yang menutupi tanah tanpa tempat hijau di setiap daerah perkotaan. Manusia hanya ingin mendapatkan banyak keuntungan itu tanpa berpikir tentang bagaimana efek dari apa yang mereka lakukan. Pabrik juga memiliki kontribusi dalam membuat banjir. Pabrik dan mengotori manusia sungai yang menghambat sirkulasi air.

Jadi, apa yang bisa kita lakukan? Kita harus bekerja sama dengan pemerintah dalam Meningkatkan daerah hijau, membuat undang-undang pembalakan liar dan mengubah perilaku masyarakat untuk tidak membuat sungai sebagai tempat sampah raksasa. Partisipasi seluruh elemen masyarakat harus diatur dan dikoordinasikan agar berjalan efektif. Sebuah organisasi masyarakat harus dibentuk untuk mengambil tindakan dini dan mengatur partisipasi masyarakat dalam mitigasi banjir.


Itulah contoh teks eksplanasi tentang banjir. Semoga bisa membantu.

Loading...
Back To Top